EkonomiHiburanPemerintahanPendidikanUmum

Hari Seni Sedunia 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Jadikan Seni Ruang Ekspresi dan Solidaritas

331
×

Hari Seni Sedunia 2026, Khofifah Ajak Masyarakat Jatim Jadikan Seni Ruang Ekspresi dan Solidaritas

Share this article

BISNISQUICK.COMSURABAYA, 15 APRIL 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan seni sebagai ruang ekspresi sekaligus perekat sosial yang mampu menumbuhkan kreativitas, memperkuat kebersamaan, serta menjaga keberagaman budaya.

Ajakan disampaikan Gubernur Khofifah dalam momentum peringatan Hari Seni Sedunia (World Art Day) 2026, Rabu (15/4).

Untuk tahun ini mengusung tema Taman Ekspresi: Memupuk Komunitas Melalui Seni (A Garden of Expression: Cultivating Community Through Art). Yang mana tema ini menegaskan peran seni sebagai ruang bersama dalam membangun koneksi dan memperkuat komunitas.

Gubernur Khofifah menjelaskan bahwa tema tersebut menggambarkan seni layaknya taman yang hidup, tumbuh, dan berkembang melalui keberagaman ekspresi serta kolaborasi antarindividu dan komunitas.

“Hari Seni Sedunia menjadi momentum penting untuk meneguhkan bahwa seni bukan sekadar ekspresi estetika, tetapi juga ruang bersama yang menumbuhkan kreativitas, memperkuat solidaritas sosial, serta merawat keberagaman budaya,” ujar Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah menegaskan bahwa seni memiliki peran strategis dalam membangun peradaban yang inklusif dan berkelanjutan. Seni tidak hanya menjadi media ekspresi, tetapi juga sarana edukasi, komunikasi, serta penguat dialog antarbudaya.

“Seni mampu menjembatani perbedaan, membuka ruang dialog, dan mempererat hubungan antarmasyarakat. Inilah kekuatan seni sebagai bahasa universal yang dapat menyatukan berbagai latar belakang,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Khofifah juga menekankan pentingnya menciptakan ekosistem yang mendukung kebebasan berekspresi bagi para pelaku seni. Dukungan terhadap ruang kreatif dinilai menjadi kunci agar seni terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Selama kita mampu menjaga ruang kebebasan berekspresi dan memberikan dukungan bagi para pelaku seni, maka seni akan terus menjadi kekuatan dalam mewujudkan dunia yang damai, inklusif, dan berkeadaban,” tegasnya.

See also  Surabaya World Choral Festival 2025 Pererat Persahabatan Lintas Bangsa Melalui Musik

Dalam konteks pembangunan daerah, seni juga dipandang memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif, memperkuat identitas budaya lokal, serta meningkatkan kualitas pendidikan.

Gubernur Khofifah menambahkan bahwa pendidikan seni di sekolah perlu terus diperkuat sebagai bagian dari upaya membangun generasi yang kreatif, inovatif, dan berkarakter.

“Pendidikan seni tidak hanya membentuk keterampilan, tetapi juga membangun kepekaan, empati, dan cara berpikir kreatif. Ini menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul,” jelasnya.

Ia pun mengajak masyarakat Jawa Timur untuk aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan seni, seperti pameran, diskusi, lokakarya, hingga pertunjukan budaya sebagai bagian dari peringatan Hari Seni Sedunia.

“Momentum ini harus kita manfaatkan untuk semakin mendekatkan seni dengan masyarakat, sekaligus mengapresiasi para seniman yang telah berkontribusi dalam memperkaya budaya dan pembangunan bangsa,” tuturnya.

Di akhir, Gubernur Khofifah berharap Hari Seni Sedunia dapat menjadi pengingat bahwa seni adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia yang mampu meneduhkan peradaban dan memperkuat harmoni sosial.

“Seni adalah taman ekspresi yang harus kita rawat bersama. Dari sanalah tumbuh kreativitas, kebersamaan, dan harapan untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya. (EDJ)