PemerintahanUmum

Gubernur Jatim Dorong Kerja Sama Ekonomi dan Pariwisata dengan Arab Saudi

257
×

Gubernur Jatim Dorong Kerja Sama Ekonomi dan Pariwisata dengan Arab Saudi

Share this article

BISNISQUICK.COMJAKARTA, 28 April 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjajaki peluang kerja sama strategis dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dalam berbagai sektor, mulai dari investasi, ekonomi, pariwisata hingga logistik jamaah haji.

Upaya tersebut dilakukan saat audiensi dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah H. Amodi, di Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi, Jakarta Selatan, Senin (27/4).

Dalam pertemuan tersebut, Khofifah menegaskan pentingnya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia, khususnya Jawa Timur, dengan Arab Saudi melalui kolaborasi yang saling menguntungkan dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi kedua belah pihak.

“Pertemuan ini menjadi kesempatan strategis untuk membangun kerja sama di bidang ekonomi dan pariwisata, terutama membuka ruang investasi dari pelaku usaha Arab Saudi ke Indonesia, khususnya Jawa Timur,” ujarnya.

Selain sektor ekonomi, kedua pihak juga membahas potensi kerja sama di bidang investasi, budaya, pendidikan, hingga kemudahan akses mobilitas. Salah satu yang menjadi perhatian adalah peluang fasilitasi bebas visa bagi pelaku usaha dan pemangku kepentingan guna memperlancar kerja sama bilateral.

Menurut Khofifah, upaya menarik investasi asing menjadi langkah penting dalam memperluas ruang pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di tengah dinamika ekonomi global saat ini.

“Dalam kondisi global seperti sekarang, menghadirkan investor menjadi bagian penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, baik bagi Jawa Timur maupun Indonesia secara umum,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, atas dukungannya terhadap Indonesia, khususnya dalam penyelenggaraan layanan jamaah haji.

Ia mengungkapkan adanya peluang bagi pelaku usaha Jawa Timur untuk berpartisipasi dalam penyediaan kebutuhan logistik, terutama konsumsi bagi jamaah haji asal Indonesia.

See also  Pertumbuhan Ekonomi Rusia Melambat Tajam di Tengah Tekanan Global

“Ada peluang bagi pelaku usaha Jawa Timur untuk menyiapkan konsumsi logistik bagi jamaah haji, baik untuk musim haji maupun umrah ke depan,” ujarnya.

Meski demikian, Khofifah mengingatkan agar pelaku usaha tetap mematuhi seluruh standar dan regulasi yang berlaku, mengingat ketatnya persyaratan dalam penyediaan logistik makanan bagi jamaah haji dan umrah.

Mengakhiri pertemuan, Khofifah berharap kerja sama yang dijajaki dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat kedua negara.

“Semoga kerja sama ini dapat segera terwujud dan membawa manfaat besar bagi kedua belah pihak,” pungkasnya. (IXR)