Umum

Dalam Empat Tahun, Luas Mangrove Jatim Naik Signifikan Hingga 31 Ribu Hektare

240
×

Dalam Empat Tahun, Luas Mangrove Jatim Naik Signifikan Hingga 31 Ribu Hektare

Share this article

BISNISQUICK.COM – TUBAN – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan luas kawasan mangrove di Jawa Timur terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor 3438 Tahun 2025 tentang Peta Mangrove Nasional, luas mangrove Jawa Timur meningkat dari 27.221 hektare pada 2021 menjadi 31.067 hektare pada 2025, atau bertambah sekitar 3.846 hektare.

Dengan capaian tersebut, Jawa Timur kini menjadi provinsi dengan kawasan mangrove terluas di Pulau Jawa dengan kontribusi mencapai 47,85 persen dari total kawasan mangrove di Pulau Jawa.

“Dengan capaian tersebut, Jawa Timur menjadi provinsi dengan luasan mangrove terbesar di Pulau Jawa. Maka kalau Indonesia harus menjadi lead country, Jawa Timur sebisa mungkin menjadi lead province,” kata Khofifah.

Menurutnya, peningkatan tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas lingkungan, serta masyarakat pesisir melalui berbagai program rehabilitasi.

Khofifah menegaskan rehabilitasi mangrove tidak hanya berorientasi pada jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga memperhatikan karakteristik ekologi setiap wilayah.

Karena itu, selain mangrove juga dilakukan penanaman vegetasi asosiasi seperti cemara laut maupun pandan laut agar manfaat ekologis kawasan pesisir semakin optimal dan berkelanjutan. (MEP)

See also  Sapi Kurban Presiden Prabowo Subianto Jadi Pusat Perhatian Usai Salat Idul Adha Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak